Lahir di Salatiga bukan sekedar untuk gagah-gagahan. Brigade Khusus merupakan sebuah pasukan atau bahasa kerennya detasemen namun yang pasti bukan detasemen 88.

Brigade Khusus Nagasandhi atau yang akrab disebut dengan Brigsus adalah sekumpulan kawan-kawan di Pramuka Racana Kusuma Dilaga - Woro Srikandhi yang berpangkalan di STAIN Salatiga. Berawal dari keprihatinan akan semangat kaum muda yang mulai luntur dalam bidang pengabdian khususnya pendidikan kepramukaan.

Secara bertahap Korps Brigsus mulai menunjukkan taringnya di Racana sebagai satuan elit yang solid dan loyal dalam mengembangkan kegiatan di Racana sebagaimana tujuan awal didirikannya. Satuan yang memiliki kecakapan khusus. Satuan yang siap mengabdikan diri di Satuan, di Gugusdepan maupun Masyarakat.

Salah satu keunikan dari Brigsus adalah nama sebutan untuk anggotanya yaitu Panter singkatan dari Pandu terlatih. Seorang Pandu yang memiliki kecakapan khusus serta kemampuan yang lebih namun tetap berpegang teguh pada Norma Agama, Satya dan Darmanya.Selain itu nama panter ini juga dilukiskan dengan lambang Macan Kumbang / panter. Lambang panter ini berwarna hitam bermakna kekuatan yang memiliki arti sebagai anggota Brigade khusus mempunyai kepribadian dan watak yang kuat serta kreatif.
==============================
Akhir-akhir ini penulis merasa degradasi minat mahasiswa ataupun kalangan muda di setiap lini terasa sekali penurunannya. Anak muda jaman sekarang ini dirasa sudah terjatuh dalam pola hidup yang serba instan dan hedonisme atau juga rasa minder yang tak pada tempatnya. Kebanyakan lebih suka Kuliah-Pulang, Kuliah-Nangkring, menghabiskan waktu di Mall, menghabiskan waktu di depan netbook ataupun I-Pad nya untuk terus memantau jejaring sosialnya tanpa membawa manfaat.

Tak jarang jika sesekali melihat ke dalam notebook mereka akan lebih banyak kita temukan film ataupun history web yang berisi penuh dengan status di media sosial. Bahkan jujur hanya beberapa megabyte saja yang berisi data perkuliahan ataupun karya nyatanya.

Permasalahan ini penulis paparkan bukan bermaksud untuk menurunkan anak muda jaman sekarang dalam tataran yang lebih rendah tingkatannya dibanding yang dahulu. Ini adalah permasalahan bersama yang harus segera ditemukan problem solvingnya agar tidak terlarut ke zaman kegelapan dunia pendidikan.

Lebih-lebih penulis berharap agar permasalahn ini juga tidak sampai menghinggapi di kesatuan Brigsus ini.

Posting Komentar

1 Komentar

  1. Mulai dari diri sendiri kita berikan teladan yang baik untuk perkembangan dan kemajuan bangsan, agama, serta pribadi dengan turun berkarya nyata.

    BalasHapus

Langsung ke konten utama